Rabu, 17 September 2014

Ikhlasku Sekuat Hati

yg lalu ,
yg pernah terjadi ,
tergores disini ,
d dasar hati ,
sakit terus mengusik memerangi perasaanku sendiri ,
datang padaku membawa sejuta harapan manis ,
tapi ketika ku setia menanti dirimu ,
seperti setianya november menanti hujan ,
engkau malah bersamanya ,
berdua dgn dirinya ,
awal mula kebisingan suara yg slalu mengadu padaku buatku tak percya ,
tetapi dugaan itu semakin merambat ,
mencengkram erat di nadi ini ,
sesak nafas sesesak mungkin ,
mendengar mereka berbicara bhwa bukan aku lg yg ada di hatimu melainkan dia ,
sesulit inikah kenyataan pahitnya begitu terasa ?
satu bulan dua bulan bahkan setahun pun tak kering lukanya ,
jahat kah aku yg sama skali tak rela menerima dia sebagai kekasih sesaatmu ?
walau kini dirinya tlah menjadi bayang masalalumu ?
walau endingnya kau tetap bersamaku ?
ku mohon mengertilah,
ini tentang keikhlasanku menerima apa yg tlah ada ..

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda