Rabu, 17 September 2014

Tak Sadarkah kau?

Tak sadarkah kau?
apa yg kau mau aku coba tuk penuhi,
Tak melihatkah kau akan cintaku ini,
Yangg sesungguhnya aku hnya ingn kau prcaya tak lebih
tak sadarkah kau ap yg kau pinta aku turuti ,
walau tertatih tapi ku penuhi ,
walau kadang di maki tapi aku sabari ,tak apa jika utk dirimu ,yg ku pinta hanya kepercayan darimu tak lebih ,
Sadarkah kau akan tuntutan yg kau mau slalu aku pahami aku usahakan wlau harus d gunjing orng ,
tapi apa yang ku mau tetap satu hanya ingin kau percaya tak lebih ,
percaya akan cinta "kesetiaan ku hnya tuk dirimu ! "

Tak Mengerti

Menghela nafas panjang ,
hmmm..
apa yg terjadi dengan semua ?
cinta ini ?
cinta yg ku jaga , ku pertahankan sampai kini ..
kini ,,
hati ini mulai rapuh ,
hati ini mulai jenuh ,,
kenapa?
kenapa smua itu menyakitiku ?
kenapa mereka tega merebut dia?
dia yg sangat ku cinta !
siapa dirinya ?
yg bisa merubah smua ?
memang paras ini tiada apanya ,
tapi kau boleh bandingkan siapa yg benar2 mencintaimu ,
karna malaikat juga tau siapa yg benar2 tulus mencintaimu ,
sedikit demi sedikit ku coba megerti ..
selalu bertahan untukmu ,
mencoba hilangkan argumen2 yg dtang menyiksaku ,
membuat ragu hatiku ,
ku harap tetap kau jaga cintamu ,
jaga kejujuranmu ,
karna hati ini masih milikmu ..

Ikhlasku Sekuat Hati

yg lalu ,
yg pernah terjadi ,
tergores disini ,
d dasar hati ,
sakit terus mengusik memerangi perasaanku sendiri ,
datang padaku membawa sejuta harapan manis ,
tapi ketika ku setia menanti dirimu ,
seperti setianya november menanti hujan ,
engkau malah bersamanya ,
berdua dgn dirinya ,
awal mula kebisingan suara yg slalu mengadu padaku buatku tak percya ,
tetapi dugaan itu semakin merambat ,
mencengkram erat di nadi ini ,
sesak nafas sesesak mungkin ,
mendengar mereka berbicara bhwa bukan aku lg yg ada di hatimu melainkan dia ,
sesulit inikah kenyataan pahitnya begitu terasa ?
satu bulan dua bulan bahkan setahun pun tak kering lukanya ,
jahat kah aku yg sama skali tak rela menerima dia sebagai kekasih sesaatmu ?
walau kini dirinya tlah menjadi bayang masalalumu ?
walau endingnya kau tetap bersamaku ?
ku mohon mengertilah,
ini tentang keikhlasanku menerima apa yg tlah ada ..